This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 04 November 2014

Kunci sukses berinvestasi di properti

Kunci sukses investasi Property

Dalam setiap lini bisnis selalu ada mitos dan atau persepsi keliru yang menempel. Padahal mitos Kunci sukses investasi properti pada kenyatannya tidaklah selalu benar, begitu pula di bisnis properti. Ada banyak pertanyaan di benak investor baru yang ingin memulai investasi di properti.
Minimnya informasi yang didapat bisa sangat menyulitkan anda memisahkan fakta dan mitos. Daripada harus menyusun seluruh fakta yang ada, beberapa mitos yang sering ditemui dalam bisnis properti di bawah ini, bisa memberi pengetahuan akan sebuah industri properti:


1. Berinvestasi di properti hanya untuk orang kaya
Memang benar, uang bisa menggerakan dunia, dan pastinya sangat membantu orang meraih impian. Tapi instrumen investasi properti tidak hanya untuk orang kaya. Banyak pengusaha properti terkenal memulai bisnisnya kecil-kecilan. Namun, secara perlahan mereka menanjak ke posisi puncak dengan kerja keras.


2. Berinvestasi di properti berisiko tinggi
Beberapa orang beranggapan begitu karena biasanya membutuhkan modal cukup tinggi, sehingga jika gagal di tengah jalan, kerugiannya pun cukup tinggi. Padahal sebenarnya, risiko berinvestasi di properti termasuk salah satu yang paling rendah. Apalagi jika dibandingkan pasar modal atau lembaga keuangan lainnya. Memang ada risikonya, tapi semua bisa diperhitungkan.


3. Jual-beli rumah merupakan cara investasi terbaik
House flipping yaitu membeli rumah dengan niat untuk dijual kembali bisa jadi cara yang baik untuk berinvestasi di properti, tapi jelas bukan yang terbaik karena masih ada pilihan-pilihan lain. Dalam situasi ekonomi seperti ini, harga rumah sudah cukup tinggi, dan anda harus menunggu cukup lama untuk bisa mendapatkan keuntungan tinggi lewat menjual kembali rumah tersebut. Menyewakan properti anda bisa jadi jalan yang lebih baik ketimbang menjualnya begitu saja.


4. Anda perlu banyak pengalaman
Mitos ini lebih masuk akal dibandingkan mitos lainnya. Akan tetapi, jika dipikir baik-baik, jika semua investor perlu banyak pengalaman sebelum memulai maka tidak akan ada yang namanya instrumen investasi properti. Pengalaman memang sangat membantu, dan hanya bisa diraih sejalan dengan waktu dan jam terbang. Yang paling anda perlukan adalah keinginan untuk belajar.


5. Banyak yang gagal berinvestasi di properti
Layaknya sebuah instrumen investasi, properti juga punya risiko, tapi janganlah membuat anda takut sebelum memulai. Pikiran seperti ini biasa terjadi akibat kurangnya informasi setelah mengambil keputusan. Sebaiknya, jika anda merasa tidak mampu berinvestasi di sektor ini, lebih baik tidak usah. Tapi jangan sampai anda batal berinvestasi hanya karena masukan dari orang lain, terutama nasihat dari mereka yang belum pernah masuk ke sektor ini.


6. Berinvestasi di properti hanya sukses jika anda 'kenal' orang yang tepat
Dalam bisnis dan industri apapun, punya banyak relasi akan sangat membantu. Apakah wajib untuk punya banyak relasi untuk memulai? Tentu tidak! Anda bisa membangun relasi sejalan dengan waktu. Mulailah berkenalan dan mengobrol dengan investor lain, pengacara, broker, dan siapa saja yang bisa membantu anda di masa mendatang.


7. Beli properti di bawah harga pasar pasti menguntungkan
Teori ini tidak sepenuhnya benar untuk industri properti. Meski membeli properti di bawah harga pasar menguntungkan di atas kertas, anda tidak akan mendapatkan laba sebelum berhasil menjual atau menyewakannya. Terkadang sebuah properti dijual murah karena beberapa faktor yang tentunya harus menjadi pertimbangan, seperti lokasi atau bangunan yang buruk. Anda harus lebih berhati-hati.


8. Tidak ada lagi properti bagus yang tersedia
Semua orang butuh tempat tinggal. Sebuah keluarga akan berkembang setiap harinya sehingga butuh properti baru. Anda akan selalu menemukan properti yang layak untuk diinvestasikan, hanya saja anda harus lebih sering dan giat mencarinya.


9. Kunci sukses berinvestasi di properti, pasang harga tak terlalu tinggi
Dalam kebanyakan kasus investasi properti, angka-angka sangatlah menentukan. Bahkan, anda bisa menawarkan harga jauh di atas rata-rata pasaran jika properti anda sudah dipoles menjadi sangat menarik.


10. Anda perlu informasi dari 'orang dalam'
Sebenarnya anda tidak perlu informasi yang sangat penting dari 'orang dalam' yang lebih berpengalaman. Dengan jam terbang yang tinggi dan banyak berinteraksi bersama para profesional, lambat laun anda akan menjadi 'orang dalam' tersebut.

Senin, 03 November 2014

Tips Nyaman dan Sukses Menjual Rumah di Jakarta

tips-nyaman-dan-sukses-menjual-rumah
Menjual rumah atau properti memang bukanlah perkara mudah walaupun rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok yang permintaannya sangat tinggi. Apalagi jika Anda tidak biasa berjualan. Rasa sayang terhadap rumah membuat setiap orang menghargai rumah yang akan dijual dengan harga mahal. Di sisi lain kebutuhan yang mendesak akan sesuatu hal memaksa agar rumah itu harus cepat dijual. Rumah di Jakarta merupakan properti yang paling banyak diburu. Jika Anda memiliki rumah di Jakarta, Anda tentu tidak ingin jual rumah murah di Jakarta tersebut karena harga lahan di sana sudah sangat tinggi dan semakin terbatas. Bagi Anda yang saat ini ingin jual rumah di Jakarta dengan harga tinggi, berikut ini adalah beberapa Tips yang dapat dilakukan agar rumah cepat laku dijual.

Mempercantik Penampilan Rumah
Siapapun yang hendak membeli sesuatu tentu ingin agar barang yang ia beli dalam keadaan bagus dan menyenangkan hati. Oleh sebab itu, perbaikilah rumah yang akan dijual baik dengan cara membersihkannya dari debu, kotoran, sampah, memperbaiki atap,mengecat ulang, atau memperbaiki saluran pembuangan yang tersumbat. Tampilan di depan rumah juga harus dibuat indah. Tata ulang dan bersihkan taman agar rumah terlihat lebih asri dan indah. Tujuan melakukan hal ini tentu saja agar calon pembeli potensial menjadi tertarik dan merasa puas membeli rumah dari Anda.

Selain melakukan perbaikan fisik, Anda juga wajib menceritakan tentang kelebihan rumah Anda seperti air minum dan listrik tersedia 24 jam, lingkungan aman, pengelolaan sampah lingkugan, dan berbagai hal baik lainnya. Intinya, kecantikan fisik dan psikologi rumah wajib diketahui oleh calon pembeli. Contoh Rumah Cantik

Menentukan Harga Jual
Jual rumah di Jakarta dengan harga tinggi dapat Anda lakukan jika Anda mengetahui berapa harga pasaran rumah Anda. Harga mahal atau murah tentu hanya sebuah perbandingan. Anda dapat menghitung nilai rumah secara mudah dengan menjumlahkan antara harga tanah dengan harga bangunan.

Cara mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan menanyakan kepada penilai independen yang sering menghitung harga properti untuk kepentingan bank. Tetapi jika Anda ingin melakukannya sendiri, Anda dapat mencari info harga tanah dari harga pasaran di lingkungan sekitar Anda. Pembayaran PBB kadang juga dapat memberikan info walaupun kadang Anda harus melakukan pengalian harga dari yang sudah tertera. Rumah Harga Menawan

Memasarkan Rumah yang Dijual
Untuk memberitahu orang lain bahwa Anda ingin jual rumah di Jakarta adalah dengan mengiklankan rumah tersebut entah melalui koran lokal maupun via situs jual beli rumah yang dapat dilakukan secara gratis. Atau Anda juga bisa memasang spanduk di depan rumah. Alternatif lainnya adalah menghubungi broker properti. Cara ini cukup nyaman karena broker Profesional akan membantu sampai proses transaksi. Pihak Penjual cukup membayar 3% fee sukses penjualan sedangkan pembeli nyaman karena tidak perlu membayar komisi lagi ke agen.

Minggu, 02 November 2014

Biaya Jual Beli Property

Dalam proses jual beli property (seperti rumah, tanah dan lain-lain) diperlukan biaya-biaya. Biaya-biaya tersebut ada yang resmi dibayarkan kepada negara atau pemerintah daerah dan ada juga biaya untuk pejabat yang melaksanakan jual beli tersebut yang bersifat negotiable.

Biaya Jual Beli Property yang resmi dibayarkan tersebut seperti PPh, BPHTB, PNBP, sedangkan biaya lainnya yaitu biaya untuk PPAT dan lain-lain.

Pengecekan Sertipikat

Pengecekan sertipikat dilakukan ke kantor pertanahan setempat sebelum proses jual beli dilakukan. Pengecekan sertipikat diperlukan untuk memastikan bahwa sertifikat tidak ada catatan seperti blokir, sita atau catatan lainnya. Biaya pengecekan sertifikat ini tergantung kebijakan kantor pertanahan setempat.

Biaya Akta Jual Beli

Kebanyakan PPAT menarik biaya 1 % dari nilai transaksi, tetapi harga ini tidaklah kaku sehingga klien bisa menawar harga tersebut sepanjang disetujui oleh PPAT.

Biaya akta jual beli ini biasanya dibayarkan secara proporsional antara penjual dan pembeli. Namun tidak tertutup kemungkinan biaya akta jual beli ini dipikul oleh salah satu pihak sesuai kesepakatan para pihak.

Biaya Balik Nama

Balik nama sertipikat dilakukan di Kantor Pertanahan setempat. Proses balik nama diajukan oleh PPAT dengan membayar sejumlah biaya sesuai dengan peraturan yang berlaku, dimana biaya balik nama ini ditanggung oleh pembeli.

Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)

PNBP dibayarkan sekaligus pada saat pengajuan Peralihan Hak atau Balik Nama. Besarnya PNBP ini 1 0/00 (satu perseribu/permill) dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah.

PPh (Pajak Penghasilan)

Besarnya PPh adalah 5 % dari besarnya transaksi. PPh di harus dibayarkan sebelum akta jual beli ditandatangani. Pembayaran PPh dilakukan di bank penerima pembayaran dan kemudian divalidasi ke kantor pajak setempat. PPh ini merupakan tanggungjawab penjual, tetapi ada juga proses jual beli yang membebankan PPh kepada pembeli, jika ada kesepakatan sebelumnya.

BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan)

Sama dengan PPh, BPHTB juga harus dibayarkan sebelum akta jual beli ditandatangani.
BPHTB dikenakan bukan hanya pada saat terjadinya jual-beli, melainkan juga terhadap setiap perolehan hak atas tanah dan bangunan, seperti tukar-menukar, hibah, waris, pemasukan tanah ke dalam perseroan, dan lain-lainnya. Pada transaksi jual-beli tanah atau rumah, yang menjadi subjek pajak BPHTB adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh hak atas tanah dan bangunan itu, yaitu pembeli. sedangkan untuk proses lainnya seperti pewarisan yang harus membayarkan BPHTB adalah penerima waris. Jika ahli waris terdiri lebih dari satu orang, cukup dicantumkan nama salah satu ahli waris saja dengan menambahkan CS di akhir namanya.

Dasar perhitungan BPHTB adalah nilai transaksi atau Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dikurangi terlebih dahulu dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP), kemudian dikalikan 5 %. Besarnya NJTKP berbeda untuk tiap daerah, sebagai contoh untuk DKI Jakarta besaran NPOPTKP adalah Rp. 80 juta.

Untuk proses perolehan selain jual beli seperti tukar-menukar, waris, hibah, yang menjadi dasar perhitungan besarnya BPHTB adalah NJOP. Bagaimana cara membeli rumah dimana perhitungan besarnya BPHTB adalah nilai transaksi atau NJOP atau mana yang lebih besar. Khusus untuk perolehan hak secara waris terdapat pengurangan berupa NPOPTKP yang lebih besar, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sebagai contoh besarnya NPOPTKP untuk DKI Jakarta adalah Rp. 350 juta.

Untuk lebih mudahnya dalam proses jual beli, para pihak yang terlibat sebaiknya mempercayakan semua perhitungan dan proses-proses yang berkaitan kepada PPAT setempat.

Tips Renovasi Rumah Sebelum Dijual

Ketika ingin menjual rumah, banyak orang yang memutuskan untuk merenovasi huniannya sebelum dijual. Tentu saja agar bisa lebih menarik minat dari calon pembeli. Tapi, tak jarang biaya renovasi tersebut sangat mahal dan memberatkan si pemilik rumah.

Untuk itu, jika Anda berniat merenovasi rumah sebelum dijual, ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan. Seperti yang dijelaskan oleh konsultan hunian Lori Wilson berikut ini, dikutip dari She Knows,


1. Refresh Peralatan Rumah Tangga.
Jika peralatan rumah Anda sudah kelihatan tua atau lama, jangan berusaha menggantinya apalagi membeli yang baru. Sebab, calon penghuni baru mungkin saja punya selera yang sangat berbeda dengan Anda. Akhirnya, peralatan tersebut bukannya digunakan malah dibuang dan diganti dengan yang sesuai seleranya.

Sebaiknya, yang perlu Anda ganti adalah pintu kamar yang rusak, atau mintalah tukang langganan untuk mengubah panelnya saja. Ini dapat menimbulkan kesan baru pada rumah Anda dan harga jualnya pun bisa lebih tinggi.

2. Bersihkan Lantai Rumah.
Lantai rumah yang menggunakan karpet, harus terlebih dahulu dibersihkan. Apalagi jika karpet tersebut telah lama digunakan, jangan sampai calon pembeli mencium bau tak sedap karena karpet yang kotor.

Untuk karpet yang banyak bolong di sana-sini, sebaiknya lepaskan saja. Biarkan lantai Anda telanjang tanpa karpet. Yang penting, dibersihkan dan dipel dengan baik.

3. Sedikit Memperbarui Dapur.
Banyak orang yang menginginkan dapur yang bersih dan rapih. Untuk itu, penting bagi Anda memperhatikan kebersihan serta kondisi peralatan dapur, sebelum menjual rumah.

Misalnya, dengan mengganti keran dapur yang sudah rusak, pegangan pintu kabinet, dan mengganti lampu agar lebih terang. Dapur Anda akan terlihat lebih efisien dan cantik dimata pembeli.

4. Mengganti Peralatan Kamar Mandi.
Kamar mandi termasuk ruangan yang vital pada rumah. Untuk itu, jika peralatan seperti toilet, wastafel, atau bak mandi sudah rusak, usahakan untuk menggantinya dengan yang baru. Karena, Anda tidak bisa lepas tangan begitu saja dari masalah ini.

Pembeli yang datang melihat calon rumah yang akan ditempatinya, tentu saja tidak menginginkan adanya barang rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Maka, Anda sepenuhnya bertanggung jawab untuk menampilkan rumah yang dijual dalam kondisi sebaik mungkin.

5. Pastikan Pintu Rumah dalam Keadaan Sangat Baik.
Setiap orang yang berkunjung ke rumah, langsung berhadapan dengan pintu utama beserta kesetnya. Untuk itu, sangat penting memastikan keadaan fisik pintu dalam kondisi baik, utamanya bagian pegangan dan engsel. Serta pastikan Anda masih menyimpan kunci beserta duplikatnya.

6. Rawat Pekarangan Rumah.
Selain tampilan fisik bagian dalam rumah, yang juga penting untuk diperhatikan adalah pekarangan atau taman. Rawat dan rapikan pekarangan, agar selalu terlihat bersih. Sehingga pembeli yang berminat pada rumah Anda seolah-olah mendapatkan bonus tambahan.

Mudah dan murah kan? Sekarang, Anda dapat menjual rumah dengan penuh percaya diri.

Jumat, 31 Oktober 2014

Ray White Indonesia


Saat ini Ray White Indonesia merupakan Agen Property terdepan yang dianugrahi penghargaan sebagai “Top Brand” dalam kategori Agen Property. Misi kami untuk menjadi agen yang dominan di tiap pasar property telah mencapai kesuksesan dari tahun ke tahun. Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun dan memiliki lebih dari 145 kantor Franchise yang tersebar di 18 kota besar di Indonesia.

Berikut ini fakta mengenai Ray White Group:

Dimulai pada tahun 1902 di Crows Nest, Queensland, Australia.
Memiliki jaringan lebih dari 1.000 kantor yang beroperasi dan dimiliki secara individu
Berskala Internasional. Sukses beroperasi di Australia, New Zealand dan Indonesia.
Mempekerjakan lebih dari 10.000 staff.
Mengelola lebih dari 200.000 properti sewa, membantu 25.000 penyewa dan membantu negosiasi penjualan 90.000 properti setiap tahunnya.
Menyediakan pelayanan menyeluruh, termasuk keuangan dan asuransi.
Memantapkan situs internet mandiri terbesar di Australasia, dengan menampilkan lebih 29.000 properti secara detil, baik untuk dijual maupun disewakan.

Ray White Valuers membantu penilaian lebih dari 100,000 kredit rumah setiap tahunnya.

Motto
"Jual Beli Property Jadi Mudah dan Cepat"

Integritas
Kami agent Ray White yang dapat dipercaya karena itu kami harus bertaqwa penuh dedikasi, jujur, selalu menjaga keharmonisan dan nama baik, serta taat pada kode etik agent property dan peraturan yang berlaku.

Profesionalisme
Kami agent handal prudent karena itu kami harus bertanggung jawab, efisien, disiplin, dan berorientasi ke masa depan dan mengantisipasi perkembangan, tantangan dan kesempatan.

Kepuasan Konsumen
Kami yakin keberhasilan agent Fortuna Property sangat dipengaruhi kepuasan konsumen.
Karena itu kami harus memenuhi kebutuhan dan memuaskan konsumen dengan memberikan
layanan yang terbaik, dengan dukungan SDM yang terampil, ramah, senang melayani, dan
didukung dengan teknologi unggul.


Visi
Menjadi agent property terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan konsumen.

Misi
Melakukan kegiatan agent property yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada
seluruh konsumen property. Memberikan pelayanan prima kepada konsumen melalui jaringan
kerja yang tersebar luas didukung oleh sumber daya manusia yang profesional. Memberikan
keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Keuntungan Memakai Jasa Broker Property
Menggunakan jasa agen atau broker properti memang memiliki banyak kelebihan. Namun,
manfaat akan akan lebih terasa saat konsumen memakai jasa broker berpengalaman.
Berikut ini keuntungan memakai agen properti yang berpengalaman:
-Mempermudah konsumen dalam proses pembelian rumah.
-Membantu mencari rumah sesuai dengan lokasi, selera, dan anggaran konsumen.
-Membantu memberikan informasi tentang lingkungan, beragam fasilitas, dan karakteristik
 wilayah dan lokasi yang diminati.
-Membantu konsumen dalam menaksir harga rumah.
-Membantu menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam transaksi, serta
 mencarikan solusi dan pendamping atas masalah transaksi properti yang muncul.
-Membantu mengenalkan konsumen dengan notaris dan pejabat PPAT.
-Memberikan nasihat dan bantuan pada pemilik rumah baru, diantaranya jasa pemindahan
 barang.
-Besar komisi/successful fee bagi beberapa agen premium adalah 3% dari nilai transaksi
 yang dibebankan kepada penjual sedangkan pembeli free
-Agen properti akan mengambil alih segala macam tugas yang diperlukan dalam menjual
 rumah, seperti memasang iklan, baik di media cetak, internet, spanduk, atau plang di depan
 properti yang akan dijual.

Perlu diketahui, ada beberapa agen atau broker yang sangat berorientasi pada target harga 
jual rumah yang tinggi. Jadi konsumen perlu memilih, dari sekian banyak agen properti, mana 
yang paling pas diajak bertukar pikiran dan membantu memilihkan rumah.
Ada pula agen yang bertindak sebagai buyer agent. Seorang buyer agent benar-benar 
seimbang dalam melayani pembeli dan penjual. Dalam hal ini, si agen akan berusaha 
seoptimal mungkin  mendapatkan bangunan dan lingkungan yang cocok bagi konsumen.

Minggu, 04 Mei 2014

Tips Menaikan Harga Rumah Lama

Kami melayani Sewa Apartemen Harian Murah Di Margonda Residence Depok / Penginapan Harian / Hotel Murah. Kami menyediakan jasa penginapan berupa apartemen yang disewakan harian, lingkungan bersih dan nyaman. Harga terjangkau, serta mendapat fasilitas layaknya penginapan di hotel berbintang.

Harga Sewa
Senin – Kamis : Rp.200.000
Jumat – Minggu : Rp.250.000
Pemasanan hubungi Lina
SMS/WA 085921155438
PIN BBM .25bce7e3
Ketika ingin menjual rumah, banyak orang yang memutuskan untuk merenovasi huniannya sebelum dijual. Tentu saja agar bisa lebih menarik minat dari calon pembeli. Tapi, tak jarang biaya renovasi tersebut sangat mahal dan memberatkan si pemilik rumah. Untuk itu, jika Anda berniat merenovasi rumah sebelum dijual, ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan.

1. Refresh Peralatan Rumah Tangga.
Jika peralatan rumah Anda sudah kelihatan tua atau lama, jangan berusaha menggantinya apalagi membeli yang baru. Sebab, calon penghuni baru mungkin saja punya selera yang sangat berbeda dengan Anda. Akhirnya, peralatan tersebut bukannya digunakan malah dibuang dan diganti dengan yang sesuai seleranya.

Sebaiknya, yang perlu Anda ganti adalah pintu kamar yang rusak, atau mintalah tukang langganan untuk mengubah panelnya saja. Ini dapat menimbulkan kesan baru pada rumah Anda dan harga jualnya pun bisa lebih tinggi.

2. Bersihkan Lantai Rumah.
Lantai rumah yang menggunakan karpet, harus terlebih dahulu dibersihkan. Apalagi jika karpet tersebut telah lama digunakan, jangan sampai calon pembeli mencium bau tak sedap karena karpet yang kotor.

Untuk karpet yang banyak bolong di sana-sini, sebaiknya lepaskan saja. Biarkan lantai Anda telanjang tanpa karpet. Yang penting, dibersihkan dan dipel dengan baik.

3. Sedikit Memperbarui Dapur.
Banyak orang yang menginginkan dapur yang bersih dan rapih. Untuk itu, penting bagi Anda memperhatikan kebersihan serta kondisi peralatan dapur, sebelum menjual rumah.

Misalnya, dengan mengganti keran dapur yang sudah rusak, pegangan pintu kabinet, dan mengganti lampu agar lebih terang. Dapur Anda akan terlihat lebih efisien dan cantik dimata pembeli.

4. Mengganti Peralatan Kamar Mandi.
Kamar mandi termasuk ruangan yang vital pada rumah. Untuk itu, jika peralatan seperti toilet, wastafel, atau bak mandi sudah rusak, usahakan untuk menggantinya dengan yang baru. Karena, Anda tidak bisa lepas tangan begitu saja dari masalah ini.

Pembeli yang datang melihat calon rumah yang akan ditempatinya, tentu saja tidak menginginkan adanya barang rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Maka, Anda sepenuhnya bertanggung jawab untuk menampilkan rumah yang dijual dalam kondisi sebaik mungkin.

5. Pastikan Pintu Rumah dalam Keadaan Sangat Baik.
Setiap orang yang berkunjung ke rumah, langsung berhadapan dengan pintu utama beserta kesetnya. Untuk itu, sangat penting memastikan keadaan fisik pintu dalam kondisi baik, utamanya bagian pegangan dan engsel. Serta pastikan Anda masih menyimpan kunci beserta duplikatnya.

6. Rawat Pekarangan Rumah.
Selain tampilan fisik bagian dalam rumah, yang juga penting untuk diperhatikan adalah pekarangan atau taman. Rawat dan rapikan pekarangan, agar selalu terlihat bersih. Sehingga pembeli yang berminat pada rumah Anda seolah-olah mendapatkan bonus tambahan.

Mudah dan murah kan? Sekarang, Anda dapat menjual rumah dengan penuh percaya diri.

Minggu, 25 November 2012

Tips Merenovasi Rumah Ramah Tetangga dan Lingkungan


Renovasi rumah biasanya membutuhkan banyak material baru. Akibatnya material lama yang tidak diperlukan lagi, menjadi sampah dan harus dibuang. Sampah-sampah sisa bangunan ini perlu ditangani dengan benar. Anda perlu pintar-pintar mengolah limbah renovasi dan membuangnya dengan benar. Hal-hal semacam ini kadang terlupakan karena Anda hanya berfokus pada hasil renovasi dan tampilan rumah baru Anda saja. Padahal, dalam membangun rumah, Anda juga harus memperhatikan kualitas proses pembuatannya. Menurut prinsip green building, rumah yang baik adalah rumah yang dibuat dengan mematuhi kaidah hukum alam, yakni membangun rumah tanpa merusak lingkungan.

Tips Merenovasi Rumah Ramah Tetangga dan Lingkungan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih nyaman. Tapi merenovasi sering kali menimbulkan masalah polusi dan limbah. Itulah mengapa merenovasi rumah hendaknya dikelola dengan hati-hati, dengan mempertimbangkan perencanaan, cara melakukannya, serta cara membuang limbah sisa-sisa bahan bangunan. Jika Anda tinggal di gedung apartemen, Anda dapat meminta bantuan perusahaan manajemen properti untuk mengelola proses renovasi rumah Anda agar tidak mengganggu orang lain yang
tinggal di lingkungan sekitar rumah Anda. Tapi bagaimana jika tidak ada yang membantu Anda mengelola proses renovasi itu? Mau tidak mau, Anda sendirilah yang harus mengaturnya. Berikut adalah 4 hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengelola proses renovasi rumah.

1. Polusi suara
Polusi suara atau kebisingan yang ditimbulkan dari pekerjaan renovasi dapat mengganggu tetangga. Untuk meminimalisasi gangguan tersebut, Anda harus:
• Mengatur jam kerja renovasi. Sebaiknya jangan melaksanakan pekerjaan renovasi sebelum jam 9 pagi.
• Ingatkan kontraktor atau para tukang bangunan untuk tidak menggunakan alat berat pertukangan seperti misalnya untuk meruntuhkan bangunan pada jam-jam sekitar pukul 7 pagi hingga pukul 7 malam, atau sepanjang waktu di hari libur.

2. Gunakan bahan bangunan ramah lingkungan
Material finishing seperti cat berbahan dasar minyak, pelarut, dan perekat, umumnya mengandung bahan konvensional yang senyawa organiknya mudah menguap. Material-material semacam ini menyebabkan polusi udara dan asap, sehingga berdampak merugikan bagi kesehatan manusia. Material semacam ini umumnya juga memiliki bau yang menyengat yang mungkin akan mengganggu tetangga Anda. Tapi Anda bisa menangani permasalahan semacam ini dengan cara memilih cat yang berbahan dasar air, atau menghindari penggunaan bahan perekat kayu secara berlebihan.

Cara lain untuk menggunakan produk ramah lingkungan adalah dengan menggunakan bahan daur ulang. Seperti misalnya di Hong Kong. Di negara ini, bahan bangunan ramah lingkungan sudah banyak tersedia, antara lain seperti material dinding dan partisi, karpet, kursi, jendela, serta pintu. Bahkan mereka telah memasarkannya secara online. Material-material bermutu tinggi itu dapat dicari dengan mudah di internet, karena daftar bahan bangunan daur ulang yang dijualnya telah lengkap dengan keterangan spesifikasi, nama pemasok, serta nomor kontak yang bisa dihubungi.

3. Kurangi limbah selama renovasi
Anda dapat mengurangi limbah selama proses renovasi dengan cara-cara antara lain sebagai berikut:
• Menggunakan kembali barang-barang bekas seperti papan, kayu rangka, maupun logam.
• Memesan material secukupnya, dengan jumlah yang tepat sehingga tidak perlu ada sisa.
• Mengumpulkan material-material kecil dalam satu wadah, sehingga mudah ditemukan. Cara ini akan mengurangi limbah dan menghemat uang dan waktu Anda.
• Mengumpulkan material-material lama dalam satu tempat. Jangan lupa untuk menyortirnya terlebih dahulu, misalnya berdasarkan bahan dasarnya; logam, beton, kayu, plastik, kaca, batu, ataupun ubin.
• Memerintahkan secara jelas pada kontraktor Anda atau tukang bangunan yang bekerja di rumah Anda, mengenai limbah mana yang masih dipakai kembali dan limbah mana yang harus dibuang.
• Mengumpulkan dan mendaur ulang benda-benda yang dapat didaur ulang, misalnya alat listrik dan mebel.

4. Membuang limbah
Bila Anda ingin membuang limbah renovasi, atau menyuruh kontraktor atau tukang bangunan untuk melakukannya, mungkin Anda perlu memikirkan lokasi pembuangannya. Ingat, jangan sampai tukang bangunan Anda menimbun puing-puing di sembarang tempat, misalnya di depan rumah tetangga, atau di tepi jalan. Buanglah limbah tersebut di tempat yang seharusnya, yakni di tempat sampah.